Come Back-nya AR (Augmented Reality) - wkpdLabswkpdLabs

Come Back-nya AR (Augmented Reality)

Membaca sebuah artikel di Wired.com membuat saya berpikir.

Sejujurnya, saya ngga nyangka di sepanjang tahun 2017 yang sebantar lagi akan berganti ini AR (augmented relaity) akan menjadi sesuatu kembali di dunia teknologi.

AR sebenarnya bukan barang baru, dan tren yang sekarang bisa dibilang semacam come back. AR, seinget saya hampir dianggap gagal terutama ketika industri advertising tidak berhasil mengangkat popularitas teknologi ini ke arah yang lebih masif dari sisi pemanfaatan dan peluang bisnisnya.

Tapi tentu saja AR yang sekarang tidak sama dengan AR yang dulu, kini level of field dari para developer, alias teknologi jeroannya semakin canggih, penyatuan holographic experience dengan augmented reality seperti yang dibawa HoloLens kalau dibawa ke ranah masif, dengan konten dan perangkat yang lebih ‘murah’, lebih nyaman digunakan dan tidak di-bully layaknya Google Glass, bisa jadi akan menggantikan apa yang sudah ditawarkan oleh smartphone saat ini.

Contoh sederhananya, Fossil yang dikenal sebagai barang ‘konvensional’ yang mengangungkan kekuatan non teknologi, sekarang di tokonya, sangat embrace dengan produk smartwatch mereka.

Elemen teknnologi akan meresap, terkadang menggantikan, masuk ke elemen gaya hidup lainnya. Kalau misalnya tahun depan makin banyak dirilis kacamata a la Google Glass yang lebih ‘manusiawi’ atau earphone berteknologi AI seperti yang kita liat di film Her, harusnya kita tidak akan kaget.

Kalau saya sendiri akan embrace dengan batasan tertentu.

Tahun 2018, bagi saya, tentu akan lebih menarik untuk melihat pemanfaatan dan pengembangan ‘real tech’ termasuk di dalamnya AI dan mungkin ML dalam bidang AR, dari pada mbulet di layanan fintech, e-commerce atau bahkan sharing economy.

*Tulisan pertama kali dimuat di Facebook.

17. December 2017 by wikupedia
Categories: opini | Tags: , | Leave a comment

Leave a Reply

Required fields are marked *