news reader a la grup penerbitan

sebagai pelaku media, ada satu pertanyaan yang masih membuat saya terus berpikir: apakah perlu membuat aplikasi mandiri untuk perangkat mobile dan mengerahkan SDM khusus untuk pengembangan teknis dan konten, atau tidak perlu dan berfokus pada web.

pertanyaan ini hadir bukan saja karena saya adalah penulis yang output medianya web tetapi juga kerena merasa – sebagai konsumen – ada terlalu banyak apilikasi dari media yang harus saya unduh jika ingin menikmati berbagai bacaan.

blog tempat saya bekerja memang menyediakan aplikasi, berkat bantuan para pengembang lokal, namun konten yang diproduksi bukanlah difokuskan pada penyajian aplikasi, melainkan hanya untuk perpanjangan akses dari peramban web.

jika membicarakan aplikasi berbasis konten – blog atau media – maka sebagian besar menyajikan kelebihan tertentu. tidak hanya apa yang didapatkan di web tetapi ada beberapa konten tambahan, video atau konten yang hanya disediakan di aplikasi. ini bisa terjadi jika aplikasi tersebut bukan sebagai pengganti akses web tetapi sebagai aplikasi khusus.

sebagai konsumen, ada banyak situs – blog yang saya baca sebagai sumber informasi, saya pikir begitu juga dengan kebanyakan orang. apabila masing-masing media ini menyediakan aplikasi, bisa diperkirakan berapa jumlah aplikasi yang harus diunduh dan dibuka secara rutin tiap hari.

memang ada layanan atau aplikasi news reader yang memudahkan kita untuk membaca berbagai sumber informasi dalam satu aplikasi. bahkan aplikasi news reader sekarang bukan hanya untuk membaca saja tetapi sudah mengarah pada rekomendasi, penyajian rangkuman yang dikerjakan editor khusus serta penggunaan teknologi yang membuat aplikasi semakin pintar untuk menyesuaikan preferensi pengguna.

tetapi akan ada banyak fitur tambahan atau konten yang khusus disediakan di aplikasi media tertentu yang mungkin tidak akan bisa dibaca atau dinikmati lewat aplikasi news reader.

lalu bagaimana?

sesunggguhnya ini hanya sekedar ide dan belum bisa dibuktikan lebih lanjut, tapi saya membayangkan ada sebuah aplikasi news reader yang bisa mengakomodasi semua kebutuhannya dan tidak ‘menyiksa’ pengguna dengan aplikasi berbeda untuk setiap media.

aplikasi news reader ini akan diisi oleh beberapa media yang bekerja sama dalam menyediakan satu paket aplikasi, ini semacam grup penerbitan yang membawahi beberapa brand atau media penerbitan tertentu.

di aplikasi ini nantinya ada beberapa media yang secara eksklusif akan menyediakan konten yang diperuntukkan untuk aplikasi ini, dalam arti akan ada berbagai fitur atau konten yang hanya tersedia di aplikasi ini. sebut saja misalnya video wawancara khusus, infografis interaktif atau beberapa konten lain, termasuk unsur sosial yang bisa dimaksimalkan di aplikasi, bahkan bisa saja mengajak para pengguna untuk ikut serta dalam pengumpulan informasi/berita atau user generated.

aplikasi ini akan diisi secara ekslusif oleh beberapa media, artinya media yang masuk akan diseleksi. seleksi bisa dilakukan berdasarkan survei kebutuhan pembaca atau berdasarkan penilaian lain seperti kualitas, popularitas atau parameter lainnya.

aplikasi ini bisa menjadi sarana publikasi bersama untuk memudahkan konsumen atau pembaca dalam menikmati konten dari beberapa media sekaligus, on the go. penerbit juga bisa menerbitkan konten khusus yang hanya bisa dinikmati di aplikasi ini atau mengintegrasikannya ke situs mereka atau layanan mereka yang lain.

tentunya media yang masuk dalam aplikasi ini memang tidak bisa sebanyak newsreader ‘biasa’, jumlahnya terbatas. selain untuk menjaga ekslusifitas konten agar pembaca juga bisa menikati hampir semua konten yang ada. bisa juga metode yang dipilih adalah memasukan media sesuai dengan kategori berita. misalnya olah raga ada dua media, teknologi satu, dan seterusnya.

satu aplikasi menyediakan beberapa sumber konten dengan perlakuan khusus yang disediakan untuk aplikasi tersebut. konsumen tidak lagi pusing untuk mengunduh beberapa aplikasi, mereka hanya perlu mengakses satu aplikasi untuk membaca berbagai konten dari berbagai media.

memungkinkan? atau tidak? mari berdiskusi.

16. January 2013 by wikupedia
Categories: ide | Tags: | 2 comments

Comments (2)

  1. sebenernya Flipboard kan juga bisa diperlakukan seperti itu, kalau hanya memilih dari content partner mereka saja.

    • bener, flipboard bisa. tapi inti utamanya kan (kalo nda salah) mereka memberikan layanan untuk membaca konten.

      nah klo ide yang di atas, lebih ke usaha untuk menanggulai permasalahan banyaknya apps blog – news site. kalo sendiri-sendiri, asumsi saya membuat konsumen harus mengunduh satu demi satu, kalo ikut flipborad, zite, dll kurang eksklusif.

      jadi semacam jalan tengah antara news reader ‘umum’ dan aplikasi mandiri blog – news site.

      begitu kira-kira…

Leave a Reply

Required fields are marked *